Rosy Life
Saturday, September 16th, 2006Soon Yi adalah seorang wanita yang selalu mengalami kepahitan hidup semenjak kecil. Ibunya meninggalkan dirinya pada umur 10 tahun demi kabur dengan lelaki lain meski adiknya masih balita.. Sementara ayahnya tak mampu untuk menghidupi keluarganya sehingga Soon Yi harus bekerja keras sedari muda. Adik perempuan satu-satunya, Yoon Yi ia biayai sehingga menjadi wanita karir yang sukses. Soon Yi pun menikah dengan teman kerjanya yang bernama Soon Moon.
Meski telah menikah, Soon Yi hidup sangat sederhana sehingga tidak pernah memperhatikan penampilannya. Baginya menabung sangatlah penting sehingga mereka bisa membeli apartemen yang bagus. Namun penampilannya yang sangat sederhana dan cenderung kampungan membuat suaminya tergoda wanita lain di tahun ke sepuluh perkawinannya. Mulailah badai kembali datang dalam hidupnya. Tak hanya suami, mertuanya pun ikut memusuhinya dan merestui hubungan anaknya dengan wanita lain. Puncaknya ketika Soon Moon meninggalkan rumah dan menceraikannya.
Di lain pihak, adiknya juga menjalani hubungan dengan pria yang sudah beristri. Pria itu tak lain adalah mantan kekasihnya yang telah meninggalkannya demi jabatan yang diperoleh dengan memperistri seorang wanita pewaris perusahaan besar. Namun setelah mendapati kenyataan bahwa pria itu tak mau meninggalkan istrinya, ia pun memilih mundur meski pria tersebut tetap mengejarnya.Akhirnya Yoon Yi malah bertemu dengan pria yang jauh lebih muda namun tulus mencintainya.
Tak lama setelah bercerai, Soon Yi mendapati dirinya terkena kanker ganas dan harus menjalani operasi. Operasi tersebut dijalaninya sendirian tanpa seorangpun yang mendampinginya. Sementara Soon Moon baru saja sadar bahwa ia telah ditipu dan kemudian ditinggalkan oleh wanita yang dipacarinya. Ketika ia kembali kerumah, justru ia mendapatkan surat wasiat dari Soon Yi yang memberitahu bahwa hidupnya tak lama lagi dan meninggalkan semua harta untuknya. Soon Moon menyesali kesalahannya dan berusaha menebusnya dengan merawat mati-matian Soon Yi yang divonis dokter umurnya hanya tinggal hitungan bulan.
Itu adalah masa yang paling sulit buat mereka berdua. Pada awalnya Soon Yi sangat depresi mendapati umurnya tinggal sebentar lagi. Namun dukungan Soon Moon dan YunYi yang besar membuatnya tegar dan berusaha mempersiapkan dan menikmati hari-hari terakhirnya dengan baik. Mereka kembali menikah dan menjalani bulan madu bersama anak-anak dan adiknya. Namun disaat kondisinya semakin kritis Soon Yi malah memilih menyepi dengan hanya ditemani Soon Moon. Ia tak ingin anak-anak dan keluarganya melihatnya dalam kondisi yang buruk. Sebelum meninggal, ia sempet merekam pesan terakhirnya kepada Soon Moon bahwa ia akan menunggunya di kehidupan selanjutnya.


